Lebaran tahun 2013 kemarin kami putuskan untuk berlebaran di kampung halaman suamiku.
waktu itu kami janjian untuk konvoi dengan salah satu kawan suamiku yang juga akan pulang kampung ke Aceh. Kami janjian jam 8 malam.
Sehabis magrib kami pergi ke toko kawanku karena masih ada yang harus kami beli untuk oleh-oleh. tak terasa sudah waktu isya kami pun bergegas untuk pulang.
Tapi tak disangka setelah sampai rumah pintu rumah justru terkunci. Memang waktu itu pintu rumahku sedang rusak. Gagang pintu bagian luarnya lepas. Jadi kalau ada yang menutup dari luar maka tida bisa dibuka lagi dari luar harus ada orang di dalam yang membukanya. Sebelum keluar rumah memang aku yang menutup pintunya, kupikir ada ponakanku di dalam rumah, ternyata ponakanku sedang keluar membeli beberapa cemilan untuk dibawa ke Lhokseumawe.
Akhirnya pintu tidak bisa terbuka.
Menyebalkan...
Kami pun mulai mencari penyebab masalahnya, adu mulut sempat terjadi dan yang menjadi penyebabnya adalah aku sendiri hehe...
Suamiku mencoba membobol jendela, tidak berhasil. Akhirnya suamiku memanggil tetanggaku yang seorang tukang bangunan untuk dimintai tolong.
Dan tralala... jendela pun berhasil di bobol. Dan pintu pun akhirnya terbuka. Kunci pintu masih tercantol di bagian dalam pintu yang menyebabkan pintu tidak bisa dibuka paksa dari luar.
Kami pun segera berkemas secepat kilat. Namun tidak berhasil. Kami baru selesai berkemas sekitar jam 9 malam.
Kawan suamiku sudah berangkat dari tadi. Jadi kami janjian bertemu di tol Cikampek nanti.
Bersambung...